Saturday, June 15, 2024
HomeBaru BangetKisah Rachel Vennya Viral, Maharani Kemala Keinget Pengalamannya saat Diperlakukan Tak Menyenangkan...

Kisah Rachel Vennya Viral, Maharani Kemala Keinget Pengalamannya saat Diperlakukan Tak Menyenangkan di Bali

Setelah nama Rahel Vennya menjadi ramai diperbincangkan lantaran banyak berita yang menyorot influencer ini diusir dari vila mewah di Bali. Dikarenakan ia membawa makanan dari luar berupa mi instan dan juga sereal lalu hendak menggunakan dapur di vila tersebut.

Rachel Vennya telah membayar vila privat tersebut seharga Rp 25 juta per malam selama 3 hari. Namun konflik pun muncul lantaran ia protes karena untuk menggunakan area dapur di vila harus membayar biaya tambahan. Rachel pun mendapat perlakuan tak menyenangkan setelah menyampaikan protes.

Namun begitu, Rachel Vennya tetap mendapat dukungan penuh dari netizen serta menganggap bahwa peraturan di vila itu tidak masuk akal. Setelah kisah ini viral, Maharani Kemala ikut angkat bicara.

Namun bukan soal hal yang menimpa Rachel, tapi Maharani mengenang pengalaman buruk yang ia alami oleh pelayanan dari salah satu tempat hiburan yang berlokasi di Bali.

Pada postingan Instagram milik salah satu tokoh masyarakat Bali, Niluh Djelantik, Maharani Kemala berkomentar tentang pengalaman buruk yang ia alami saat berkunjung ke salah satu kelab milik orang asing di Pulau Dewata. Padahal, Maharani sendiri adalah warga asli Bali.

Di kelab itu, Maharani tidak hanya sekedar berkunjung, tapi juga memesan beberapa makanan dan minuman dengan total harga mencapai sekitar Rp 25 juta.

Namun, Maharani justru merasa diperlakukan tidak menyenangkan oleh staf di kelab. Dari pengakuannya, Maharani bahkan mengungkap bahwa petugas keamanan di kelab tersebut mendorong dirinya. Maharani yang memiliki sejumlah bisnis di Tanah Air sangat kesal dan sempat terlintas di pikirannya untuk membeli kelab tersebut.

“Masih kesel sampe skrg… sekuritinya jg galak sampe ngedorong sayaaaa, pertama kali saya diperlakukan begini di bali lagi.. huhu oengen beli rasanya club itu,” kata Maharani.

Meski diperlakukan begitu, Maharani Kemala justru tidak mau memperpanjang masalah tersebut karena ia merasa kasihan dengan staf-staf orang lokal yang ada di kelab itu.

Maharani berharap tempat-tempat hiburan di Bali bisa lebih ditingkatkan lagi pelayanannya terhadap sesama warga lokal. Namun Maharani tidak mengungkap kelab mana yang ia kunjungi sehingga menerima perlakuan buruk tersebut.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments